Rabu, 24 April 2019

Gejala dan Penyebab Kanker Lidah yang Patut Diwaspadai

Baru-baru ini seorang perempuan bernama Rezy Selvia Dewi meraskan duka mendalam. Kisah yang ia ceritakan mengenai meninggalnya sang suami, Andrie K Farid, di akun facebooknya menjadi viral. Rezy menceritakan mengenai kronologis suaminya yang menderita kanker lidah sampai meninggal.

Ibu satu anak ini mengaku rugi saat tak sempat melarang suaminya merokok, begadang, serta makan. Menurutnya, ketiga faktor inilah yang menjadi penyebab suaminya menderita penyakit membahayakan tersebut.

Gejala dan Penyebab Kanker Lidah yang Patut Diwaspadai

Curhatan Rezy ini bisa menjadi sirine untuk semua orang yang membacanya. Dengan mengenal serta menyadari beberapa gejala kanker lidah yang timbul, maka ini bakal menolong mencegah perkembangan kanker lidah.

Lalu, apa gejala serta penyebab kanker lidah yang patut kami ketahu serta waspadai ?

Sebelum membahas mengenai gejala serta penyebabnya, betapa baiknya kami ketahui terlebih dahulu apa itu kanker lidah. Kanker lidah adalah tipe kanker yang tumbuh pada sel-sel lidah. Kanker lidah paling tak jarang tumbuh serta berkembang pada sel-sel skuamosa yang ada di permukaan lidah.

Sel skuamosa adalah sel berbentuk datar alias pipih semacam kulit yang melapisi permukaan mulut, hidung, laring tiroid, serta tenggorokan. Kanker lidah paling tak jarang menyerang sel-sel skuamosa. Maka dari itu, kanker lidah yang berawal dari sel ini tak jarang juga disebut dengan kanker sel skuamosa.

Kanker lidah mempunyai gejala awal yang mirip dengan sariawan. Faktor ini membikin tak sedikit orang tak jarang mengabaikannya. Mesikipun begitu, Kamu tdiak butuh langsung panik. Meskipun gejala awal kanker lidah bisa dibilang mirip sariawan, tetapi tersedia beberapa faktor lain yang menyertai bagian awal penyakit ini. Jadi, sangat penting untuk meperbuat pemeriksaan rongga mulut.

Beberapa gejala kanker lidah yang bisa muncul serta wajib diwaspadaid iantaranya adalah :

  • Sakit saat menelan
  • Sakit tenggorokan yang terjadi dengan cara terus-menerus
  • Perdarahan pada lidah tanpa karena yang jelas
  • Bercak berwarna merah alias putih, benjolan, alias sariawan yang tak kunjung sembuh
  • Rasa kebas dalam mulut yang tak kunjung hilang
  • Rasa sakit pada telinga (jarang terjadi)

Beberapa indikasi tersebut bisa saja disebabkan oleh penyakit alias infeksi lain tidak hanya kanker lidah. Tetapi, betapa baiknya Kamu masih waspada serta perbuat pemeriksaan ke dokter apabila gejala-gejala tersebut terjadi lebih dari 3 minggu, khususnya apabila Kamu tergolong perokok berat serta tak jarang mengonsumsi minuman beralkohol.

Sayangnya, penyebab kanker lidah ini belum diketahui dengan cara pasti, jadi lumayan susah untuk mewaspadainya. Tetapi, tersedia beberapa faktor tertentu yang dipercaya bisa memicu timbulnya kanker lidah ini, seprti diantaranya :

Rendahnya higienitas mulut
Kanker lidah bisa dihubungkan dengan luka pada mulut yang tak kunjung sembuh. Luka ini bisa terjadi dampak patahan gigi yang melukai bagian dalam mulut alias sariawan yang tak jarang muncul serta tak kunjung sembuh. Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan mulut serta segera obati luka yang terjadi dalam rongga mulut.

Sebuah penelitian yang diperbuat oleh Departemen Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa orang dengan kebersihan mulut yang kurang baik berisiko mengalami kanker rongga mulut, tergolong kanker lidah setidak sedikit 2,3 kali.

Minuman beralkohol
Mengonsumsi minuman beralkohol alias minuman keras dengan cara selalu dalam jumlah yang relatif tak sedikit juga bisa menambah risiko terjadinya kanker lidah. Risiko kanker lidah ini bakal terus meningkat apabila konsumsi alkohol dikombinasikan dengan merokok.

Rokok
Kurang lebih 85% kanker pada daerah kepala serta leher, tergolong lidah, disebabkan oleh kebiasaan konsumsi tembakau. Tidak hanya itu, perokok pasif juga berisiko lebih tinggi untuk terserang kanker di bagian kepala serta leher.

Human papillomavirus (HPV)
Meskipun jarang trjadi, tetapi virus HPV bisa memunculkan pertumbuhan jaringan tidak normal dalam mulut jadi bisa memicu kanker. Penularan ini bisa terjadi apabila Kamu bersentuhan langsung dengan kulit penderita alias benda yang sudah terkontaminasi oleh virus tersebut alias melewati hubungan seksual, semacam hubungan intim, seks anal, ataupun seks oral.

0 komentar:

Posting Komentar